Ditulis oleh: Budi Hartono | 8 Menit Membaca | Kategori: Ergonomi & Kebugaran
Di kota metropolitan seperti Jakarta, seorang pekerja kantoran rata-rata menghabiskan waktu antara 8 hingga 11 jam dalam posisi duduk, baik di depan monitor maupun saat menghadapi kemacetan lalu lintas. Tanpa disadari, kebiasaan ini memberikan tekanan terus-menerus pada area perineum dan dasar panggul.
Bantalan kursi yang tidak dirancang secara anatomis menekan pleksus vena santorini dan saraf pudendal. Akibatnya, darah yang seharusnya mengalir kembali menuju jantung mengalami hambatan mekanis ringan. Inilah yang memicu sensasi rasa berat, pegal di tulang ekor, dan rasa kaku yang menjalar ke paha bagian dalam.
Faktor gaya hidup sedentari ini juga sering memicu kekhawatiran terkait kondisi seperti radang atau prostatitis fungsional non-bakterial, di mana ketegangan otot panggul kronis meniru keluhan peradangan meskipun tanpa adanya infeksi mikroba.
Untuk meredakan risiko kekakuan ini, terapkan 3 langkah sederhana berikut setiap 60 menit:
Ingin mengetahui seberapa besar tekanan duduk Anda saat ini? Kunjungi sesi analisa langsung bersama Budi Hartono di studio kami.
Pilih Jadwal Konsultasi